Apa yang dimaksud antioksidan?

Antioksidan adalah molekul-molekul yang mampu untuk menghambat oksidasi dan menangkal radikal bebas. Oksidasi sendiri adalah sebuah reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas dan dapat merusak sel-sel dalam tubuh. Cara bekerja antioksidan adalah menekan proses terjadinya kerusakan sel-sel dari berlangsungnya proses oksidasi.

Apa yang disebut radikal bebas?

Radikal bebas merupakan molekul oksigen yang secara kimua strukturnya berubah akibat dari aktifitas lingkungan. Aktifitas lingkungan yang dapat mempengaruhi berkembangnya radikal bebas adalah radiasi, asap rokok, dan lain sebagainya. Radikal bebas yang tidak terkontrol dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai macam penyakit misalnya jantung,  Alzheimer, kanker, stroke, serta katarak.

Antioksidan yang sudah dikenal oleh ilmu pengetahuan adalam vitamin dan mineral. Vitamin E, vitamin C, beta-karoten, mangan, dan seng adalah sebagian vitamin dan mineral yang dapat berfungsi sebagai antioksidan yang mampu menghambat mengontrol dari terbentuknya radikal bebas. Untuk mencegah oksidasi ini tubuh memerlukan berbagai macam nutrisi dan vitamin salah satunya adalah vitamin C.  Vitamin C dapat didapatkan didalam tablet vitamin C yang diproduksi pabik dan dijual dipasaran. Bahan kimia alami dapat didapatkan melalui  dan sayuran misalnya seperti brokoli, bawang putih, bawah merah, bayam, dan asparagus. Berikut ini adalah beberapa sayuran yang mengandung antioksidan tinggi.

Sayuran:

1. Brokoli

Siapa yang tidak tahu brokoli? Sayuran berwarna hijau tua ini biasanya banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Brokoli ini berasal dari Laut Tengah dan sudah dibudiyakan di Yunani sejak berabad-abad tahun yang lalu dan baru dibudiyakan di Indonesia sejak tahun 1970-an. Brokoli  Biasanya brokoli ini dimasak dengan cara dikukus, sebagai hiasan makanan, dimakan mentah maupun sebagai jus. Sebaiknya brokoli dikukus tidak terlalu lama karena hampir 50% folatnya bisa hilang, jadi jika ingin dikukus sebaiknya hanya sebentar saja. Brokoli dikenal memiliki banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan. Kebanyakan anak kecil tidak suka dengan sayur satu ini karena rasanya tidak seenak sayuran lain seperti kangkung dan bayam. Tetapi vitamin dan mineral yag terkandung dalam brokoli yang diperlukan tubuh sangatlah banyak. Brokoli sangat tinggi akan vitamin C yang merupakan sumber antioksidan. Selain vitamin C, brokoli juga mengandung vitamin A, folat, dan kaya akan vitamin K.

choppin-broccoli

2. Bayam

Bayam merupakan sayuran yang berasal dari Amerika tropik namun sudah menyebar keseluruh dunia yang juga umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Biasanya masyarakat mengolah bayam dengan cara dikukus disajikan dengan sambal sebagai lalapan, ditumis, digoreng sebagai keripik untuk  camilan, hingga sebagai jus sehat untuk menyehatkan tubuh. Selain rasanya yang enak, bayam juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang menjadikan sayuran satu ini sebagai sayuran favorit keluarga. vitamin dengan jumlah terbanyak dan mendominasi yang ditemukan pada bayam yaitu vitamin K. vitamin K berfungsi dalam memelihara dan memperkuat tulang sehingga terhindar dari penyakit ostheoporosis. Selain itu vitamin K juga mampu memelihara saraf pada otak sehingga terhindar dari penyakit Alzheimer. Selain itu bayam dikenal sebagai sumber zat besi yang berguna dalam pembentukan sel darah merah. Vitamin dan mineral yang terkandung dalam bayam yaitu zat besi, mangan, mangnesium, vitamin A, vitamin B kompleks dan vitamin C yang berperan dalam pencegahan oksidasi dalam tubuh sehingga bayam masuk dalam daftar sayuran dengan antioksidan yang tinggi.

spinach-in-a-bowl-1260x840

3. Artichokes

Sayuran jenis artichokes ini masih terdengar asing ditelinga masyarakat Indonesia. Artichoke adalah salah satu jenis bunga yang pucuknya dapat dimakan ketika masih muda dan dipanen saat musim dingin. Artichoke banyak tumbuh didaerah mediterania. Orang Yunani menyebut  bunga ini Ankinara. Terdapat bebrabagai macam warna tergantung varietesnya seperti warna hijau dengan ukuran besar, warna hijau dengan ukuran kecil, warna ungu dengan ukuran besar, dan warna ungu dengan ukuran sedang.

Artichoke sangat rendah kalori dan lemak. 100 gram bunga ini hanya mengandung 47 kalori, selain itu arichoke kaya akan serat dan antioksidan. Bunga ini dapat mencegah penyakit seperti kanker dan dapat membantu tubuh kita dalam melunturkan racun-racun yang biasa terdapat dalam makanan dan polusi. Vitamin dalam artichoke juga sangat tinggi, hal ini mampu untuk mencegah infeksi dan anti inflamasi

Artichoke sangat populer di Eropa, biasanya orang-orang Eropa memakan artichoke disaat musim dingin. Artichoke dapat dikukus atau direbus, digoreng atau barbeque dan dimakan bersama saus.

Screenshot (86)

4. Paprika

Paprika banyak sekali kita temui di supermarket lokal, biasanya yang tersedia dipasaran Indonesia adalah paprika dengan warna kuning, merah, oranye, dan hijau. Selain untuk menambah citarasa dan masakan. Biasanya paprika digunakan untuk sayuran pelengkap dalam masakan, bisa dihidangkan mentah, direbus, maupun dipanggang. Paprika sering kali kita temui pada masakan-masakan italia seperti pizza dan spageti.

Ternyata paprika mengandung banyak sekali kandungan vitamin C nya, vitamin C yang paling banyak terdapat pada paprika yang berwarna merah. vitamin C adalah antioksidan yang larut dalam air. Tubuh memerlukan kolagen sintetis, kolagen sendiri adalah protein pertama yang diperlukan untuk menjaga integritas pembuluh darah, kesehtan kulit, dan kekuatan tulang. Jadi mengkonsumsi paprika sangat dianjurkan untuk kesehatan.

Vitamin yang juga tinggi terkandung dalam paprika yaitu vitamin A. Paprika juga mengandung zat yang bernama antioksidan flavonoid seperti lutein, karoten, dan cryptocanthin yang berfungsi dalam memelihara dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan infeksi. Mineral yang terkandugn dalam paprika yaitu mangan, zat besi, cooper, zinc, potassium, magnesium, dan selenium.

Bagaimana cara memilih paprika? Paprika segar bisa didapatkan dipasar atau supermarket terdekat. Pilihlah paprika dengan warna yang cerah, berkilau, dan berat yang pas untuk seukurannya. Hindarilah paprika dengan warna yang pudar, keriput, terdapat memar atau bintik-bintik. Paprika bisa bertahan masih segar hingga 3-4 hari, dapat disimpan lebih lama dalam lemari es, tetapi bisanya paprika sudah sedikit berubah.

Slow-Cooker-Stuffed-Bell-Peppers.jpg

5. Kubis

Masyarakat Indonesia tidak asing lagi dengan sayuran yang satu ini. Kubis atau kol cukup digemari masyarakat, biasanya kubis disajikan mentah dijadikan sebagai pelengkap lalapan, dijadikan sup bersama dengan kentang, wortel, dan kacang polong, dikukus dan disajikan dengan sambal, bisa ditumis, dan bisa dijadikan berbagai jenis masakan. Terdapat berbagai jenis dan warna diantaranya kubis hijau dan merah keunguan, berbentuk bulat, dan lonjong.

Kubis termasuk dalam golongan sayur yang berfungsi sebagai antioksidan karena kandungan vitamin C yang sangat tinggi dalam kubis. Selain itu kubis merupakan sumber vitamin K yang sangat diperlukan tubuh untuk memelihara kesehatan dan kekuatan tulang sehingga terhindar dari ostheoporosis. Tetapi mengkonsumsi terlalu banyak kubis dapat menimbulkan efek kembung karena kubis mengandung senyawa yang bernama goiterogen yang merangsang pembentukan gas didalam lambung.

green-cabbage-e1466946251565

6. Asparagus

Asparagus mulai populer di restaurant-restauran Indonesia, bukan saja rasanya yang enak tetapi asparagus juga kaya vitamin dan mineral. Asparagus banyak tumbuh di Amerika karena asparagus tumbuh didaerah dataran tinggi, dekat dengan sumber air dan berhawa sejuk.

Asparagus merupakan sayuran yang sangat rendah kalori. 100 gram asparagus hanya mengandung 20 kalori. Nutrisi dalam asparagus dapat membantu sistem pencernaan sehingga pencernaan anda akan selalu terjaga. Asparagus juga kaya akan vitamin K, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin A, dan vitamin E.

Asparagus bisa dinikmati dengan berbagai cara seperti dikukus, panggang, dan dimakan mentah. Bagian paling baik dari asparagus adalah pucuknya, jadi pastikan jika asparagus yang akan anda konsumsi dalam kondisi baik, karena asam folat terbanyak terdapat pada pucuknya. Asam folat inilah yang mencegah dari gangguan kardiovaskular.

Asparagus-4-620.jpg

7. Tomat

Tomat sudah menjadi komoditas dengan permintaan yang tinggi. Kita selalu menjumpai tomat pada makanan cepat saji misalnya burger, dibuat sambal tomat, maupun minumannya. Tomat juga menjadi hal wajib untuk sebagian masyarakat Indonesia yang senang dengan sambal ulek. Bukan hanya memberi warna dan tekstur yang lebih menggugah gairah makan, tomat juga sangat enak.

Tidak heran jika tomat begitu populer diseluruh dunia, karena selain enak dan rendah kalori, tomat memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan dan termasuk golongan sayur yang berfungsi sebagai antioksidan. Tomat memiliki berbagai macam vitamin dan mineral, diantaranya tomat sangat kaya oleh vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks seperti folat, niacin, dan riboflavin.

Didalam tomat terkadung zat yang bernama likopen adalah sumber antioksidan. Penelitian membuktikan jika likopen mampu untuk mencegah kanker kulit dan membuat kulit tampak segar dan sehat.

Screenshot (23).png

Salam Sehat dan Catik! 🙂 

– Ginger and Apple- 

Advertisements