Wahhh… belum jam 12 siang tapi perut sudah keroncongan, lapar sekali! Kerja jadi tidak fokus. Mau masak apa ya nanti siang. Kalau sudah didepan komputer pasti males banget mau keluar untuk beli makan. Enaknya sih masak sendiri dirumah, selain kita bisa memilih bahan apa yang digunakan, membeli makanan direstauran atau warung itu tidak selalu terjamin kebersihannya lho girls, makanya kalau ada waktu bolehlah kita mencoba resep-resep baru yang enak, bersih, sehat, mengenyangkan, dan satu lagi yang terpenting adalah hemat! Selain itu masak sendiri dirumah juga ternyata hemat waktu. Dulu kita malas masak dirumah karena pasti akan lama, tapi coba hitung lagi waktu kalian untuk pergi keluar rumah menuju restauran, belum lagi jalanan yang macet, lalu ketika sampai direstauran kita masih bingung ingin masakan apa, belum lagi terkadang menunggu untuk masakan matang dan tersaji dimeja kita butuh waktu beberapa menit hingga satu jam! Sekarang terbayang kan bagaimana kita bisa menghemat waktu dan menggunakan waktu yang terbuang untuk kegiatan lain yang lebih produktif.

Hmm, sekarang mari kita berfikir, enaknya sekarang masak apa untuk menu makan siang nanti. Setelah beberapa menit berfikir aku memutuskan untuk menonton TV, wow ada iklan lewat tentang Pizza cepat saji itu lho guys. Bikin ngiler kan? Okay! Jadi aku memutuskan untuk membuat pizza sendiri tetapi vegetarian, sehat, enak, dan gak pakai mahal!

Pizza, pasti sudah sering mendengar makanan yang satu ini karena salah satu restauran cepat saji dari luar negeri yang cukup terkenal di Indonesia menawarkan menu andalannya yaitu pizza. Pizza memang bukan makanan yang berasal dari Indonesia. Makanan sejenis roti berbentuk bundar pipih ini berasal dari Italia. Pizza dipanggang dalam oven, biasanya diatas roti yang sudah dilumuri berbagai toping seperti jamur, daging, sosis, sayur-sayuran, tomat, dan saus tomat lalu setelah matang ditaburi dengan keju parut. Pizza biasanya berdiameter kira-kira 30 centimeter atau lebih dengan adonan pizza yang dibentuk bulat pipih itu kemudian dimasukkan kedalam oven traditional dengan bara api, ini yang menjadikan pizza traditional beraroma begitu lezat.

Pizza mempunyai berbagai macam nama girls, misalnya yang paling terkenal adalah Pizza Margherita. Dahulu sang ratu Italia yang bernama Margherita savoia ini dihadiahi sebuah pizza dari pembuat pizza bernama Raffaela Esposito dan istrinya. Pizza ini dibuat dengan warna-warna yang melambangkan bendera Italia yaitu merah, putih, dan hijau atas permintaan kaisar Italia Umbero I. Merah dilambangkan dengan tomat, putih dilambangkan dengan keju mozarella, dan hijau dilambangkan dengan daun basil atau kemangi. Karena sang ratu begitu suka akan cita rasa dari pizza buatan Raffaele Esposito ini maka pizza jenis ini dinamakan Pizza Margherita.

Pizza Buah Waluh, Jamur, dan Kemangi

by Kikaramelized

Buah Waluh! ada buah waluh didalam kulkas, yay! bisa diolah dijadikan toping pizza tidak ya? Buah waluh yang dalam bahasa Inggris adalah Butternut squash yaitu sejenis buah labu. Rasa dan warnanya mirip sekali dengan buah labu, tetapi bentuknya oval dan dagingnya lembut. Vitamin tertinggi yang terkandung dalam butternut squash ini adalah vitamin A. Diprediksi butternut squash ini merupakan sumber vitamin A yang tertinggi dalam kerabat labu-labuan. Vitamin A adalah salah satu antioksidan yang sangat efektif dalam mencegah radikal bebas, menyehatkan mata, menghaluskan kulit, dan mencegah kanker. Biji buah butternut squash ini juga sangat tinggi akan asam amino yaitu trytophan yang sangat menguntung untuk tubuh kita.

Butternut-Squash.jpg

Rasa butternut squash ini lembut dan manis, bisa juga dimakan mentah untuk menu salad. Selain itu butternut dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan dan kue seperti pie, pancake, dodol, sup waluh, muffin, dan lain-lain.

Screenshot (287).png

Okay, kita sudah mengetahui sekilas tentang apa dan manfaat butternut squash ini, sekarang saatnya kita mencoba resepnya.

Bahan Untuk Roti Pizza:

  • 100 gram tepung spelt
  • 35 gram tepung gandum
  • 1/4 sdt garam
  • 1/4 ragi instan
  • 80 ml air hangat
  • 1/2 sdm minyak zaitun

Bahan Untuk Toping:

  • 1 cangkir butternut squash kupas dan potong-potong
  • 1/3 sdt garam
  • 4 jamur kancing
  • 2-3 ranting kemangi segar
  • minyak zaitun

Cara Membuat Pizza Waluh:

  • Siapkan sebuah mangkuk besar, masukkan tepung, garam, dan ragi. Kemudian tambahkan air hangat sedikit demi sedikit, uleni dengan menggunakan tangan. setelah tercampur tambahkan minyak zaitu dan kembali uleni adonan hingga halus dan kalis. Kemudian pindahkan kedalam mangkung yang ditaburi terpung, istirahatkan dalam ruangan dan biarkan mengembang dua kali lipat sekitar 1-2 jam.
  • Sembari menunggu adonan siap untuk dipanggang, kukus butternut squash sekitar 7-10 menit kemudian masukkan butternut squash yang sudah masak dalam blender tambahkan air dan garam lalu blender sampai halus. Sisihkan.
  • Setelah dua jam, keluarkan adonan roti pizza dari mangkuk lalu pindahkan keatas kertas roti yang ditaburi sedikit tepung diatas loyang bundar. Ratakan adonan dengan rolling pin hingga adonan berbentuk pipih dengan ketebalan 1/2 cm sampai 1 cm.
  • Ambil jus buttenut squah dan oleskan pada permukaan pizza, irislah jamur dan taburkan diatas butternut squah. Taburi dengan minyak zaitun dan panggang dalam oven sekitar 25 menit dalam suhu 180C. Kemudian ambil pizza dari oven dan hiasi pizza dengan kemangi.

Yayy! Pizza sudah siap untuk dinikmati.


Selamat Mencoba

-Ginger and Apple-

Advertisements